Thursday, February 28, 2013

Jadwal Diklat Online 2013 Belum Disusun

0 comments

Pemerintah berkeyakinan bahwa uji kompetensi guru (UKG) merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kompetensi profesionalitas guru. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan menindaklanjuti hasil pemetaan terhadap Uji Kompetensi Guru (UKG). Tindak lanjut ini dilakukan dengan menyelenggarakan pendidikan dan latihan secara daring (online) pada 2013.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Syawal Gultom bulan Agustus 2012. Beliau mengatakan, materi diklat dirancang berdasarkan hasil pemetaan meliputi proses mempelajari materi, melatihkannya, dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sudah disiapkan untuk mengukur perubahan kompetensi pada guru.





Diklat secara daring dilakukan karena keterbatasan dana untuk menyelenggarakan diklat secara tatap muka dengan jumlah guru yang banyak. Padahal, semua guru wajib melakukan pembinaan keprofesian secara individual maupun kelompok, oleh diri sendiri maupun oleh pemerintah.

Latar belakang penyelenggaraan diklat secara daring tersebut karena mahalnya diklat tatap muka langsung. Kalau modul interaktif komputer atau sistem online tidak terlalu mahal. Jadi bisa menjangkau semua guru nantinya.

Lebih jauh Syawal menambahkan, Diklat tersebut akan dilakukan secara terus menerus untuk memenuhi kompetensi minimal. Perancangan diklat berbasis analisis UKG yaitu adalah pada kesulitan yang dialami oleh guru dan kompetensi-kompetensi apa saja skor guru rendah. Kemudian, pada indikator apa guru mengalami kelemahan.

Menurut Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Sulistyo janji Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan diklat kompetensi guru tersebut tidak pernah terwujud. Jadwal diklat online guru belum disusun (Red.)

Beliau juga mengatakan, guru-guru di daerah hingga kini masih terus menagih janji Kemdikbud itu, bukan malah menggabungkannya dengan diklat guru untuk implementasi kurikulum 2013.

Menurutnya, seyogyanya diklat itu ada dua, peningkatan kompetensi sebagai tinjak lanjut UKG, dan kedua diklat untuk implementasi kurikulum, demikian kata Sulistyo di kantornya, Rabu (20/2).




Related Articles:

Leave a Reply

 
Diklat Online © 2011 Bank Soal & World Sharings. Supported by Google docs viewer

Thanks for All friends